Jumat, 16 November 2012

dorayaki


Dear pria dorayaki, gatau gue harus berucap gimana, Cuma mau bilang sori terkadang gue jadi manusia salju yang taunya Cuma dingin dan diem. Kalau lo tau, gue punya sejuta perkataan yang entah gimana gue harus ucapin. Gue ga ngerti yang pantes, gue ga ngerti udh salju ada apa.
Ibaratnya ketika mendung gue menemukan secercah cahaya yang mungkin membuat segalanya menjadi terang walau perlahan. Yap itulah yang terjadi pada gue.
Masih ingat ketika beberapa bulan yang lalu, gue masih tersungkur saat harus menerima kalau gue mengenal lagi kata terkutuk  “GALAU”  lo semua kenal dan pasti tau, keadaan dimana terkadang mengubah segala keadaan yang tadinya good looking jadi benar- benar terrible abis. Da sungguh kalo dipikir2 betapa menyebalkannya beberapa bulan yang lalu itu.
Dan kemudiaaaannn taraaammmm. Gue muncul dengan segalanya yang baru. Kisah, cinta, manusia, perjuangan, tawa, dan segala tetek bengek yang sudah pastinya warna warni. Gue temukan sesosok makhluk  yang mungkin langka bagi gue. bulat, hitam, mungil tapi gendut, penganut dermawanisme, hero gue, dan paling super duper utama otaknya penuh dengan music. Oh ya dan satu lagi dia aneh bin autis. Manusia satu ini datang dari sebuah kota nan kecil disana bernama purwakarta. Kota kecil nan panas yang jujur saja gue gatau bentuk dan seluk beluknya seperti apa. Tapi yasudahlah, masa bodoh dengan kotanya, aku tak peduli heheh.
Bersyukur ketika itu gue berhasil memikat dengan cerita kecil berjudul masa lalu yang mungkin buat sebagian orang sih gapenting ya. Gue sih curiga cerita gue mengandung mistik yang isinya pellet nan indah sehingga bisa memikat hati seorang pria hehe. Tapi bener loh, katanya dia terpesona dengan masa lalu gue. Woooooooooooooowwwww
Keunikan tersendiri ketika doi terpikat karena sebuah dongeng mistik gue. Dan guepun sama. Bukan dari penampilan, gombal, motor, mobil, tembak menembak, bunga, pdkt atau yaaaaa jutaan jrus menaklukan wanita yang sekiranya sering kalian denger.  Gue meleleh ketika doi nyanyi. Ohhhhh entah telinga gue yang bermasalah apa gimana, tapi gatau kenapa itu suara yang paling bagus yang pernah gue denger.  Musik , lirik semuanya kasih gue cerita, ajak gue ngomong. Maksa gue buat merhatiin yang pake mata aja sebenernya gabisa diliat.  Dan seketika itu gue Cuma bisa manggap dan berkata oh ini ya sebuah kelebihan yang dikasih Tuhan J.
Gue banyak belajar akhir2 ini. Dari hal yang kecil, sampe hal besar yang namanya kehidupan. Gue dapetin semuanya dari manusia itu.  Betapa mungkin pelajaran yang ga bakalan gue dapet dari mata kuliah dikampus. Dan terkadang gue amat bersyukur kalo Tuhan pernah membuat mereka- mereka yang lain pergi dari kehidupan gue dan menggantikan sebuah malapetaka jadi sebuah anugrah buat gue.  Kesekian kali gue lihat kalau memang Tuhan itu adil loh. Ga selamanya manusia itu merangkak ternyata, ada kalanya ketika gue harus jalan dan lari- lari bareng orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar