Dear pria dorayaki, gatau gue
harus berucap gimana, Cuma mau bilang sori terkadang gue jadi manusia salju
yang taunya Cuma dingin dan diem. Kalau lo tau, gue punya sejuta perkataan yang
entah gimana gue harus ucapin. Gue ga ngerti yang pantes, gue ga ngerti udh
salju ada apa.
Ibaratnya ketika mendung gue
menemukan secercah cahaya yang mungkin membuat segalanya menjadi terang walau
perlahan. Yap itulah yang terjadi pada gue.
Masih ingat ketika beberapa bulan
yang lalu, gue masih tersungkur saat harus menerima kalau gue mengenal lagi
kata terkutuk “GALAU” lo semua kenal dan pasti tau, keadaan dimana
terkadang mengubah segala keadaan yang tadinya good looking jadi benar- benar
terrible abis. Da sungguh kalo dipikir2 betapa menyebalkannya beberapa bulan
yang lalu itu.
Dan kemudiaaaannn taraaammmm. Gue
muncul dengan segalanya yang baru. Kisah, cinta, manusia, perjuangan, tawa, dan
segala tetek bengek yang sudah pastinya warna warni. Gue temukan sesosok
makhluk yang mungkin langka bagi gue.
bulat, hitam, mungil tapi gendut, penganut dermawanisme, hero gue, dan paling
super duper utama otaknya penuh dengan music. Oh ya dan satu lagi dia aneh bin
autis. Manusia satu ini datang dari sebuah kota nan kecil disana bernama
purwakarta. Kota kecil nan panas yang jujur saja gue gatau bentuk dan seluk
beluknya seperti apa. Tapi yasudahlah, masa bodoh dengan kotanya, aku tak
peduli heheh.
Bersyukur ketika itu gue berhasil
memikat dengan cerita kecil berjudul masa lalu yang mungkin buat sebagian orang
sih gapenting ya. Gue sih curiga cerita gue mengandung mistik yang isinya
pellet nan indah sehingga bisa memikat hati seorang pria hehe. Tapi bener loh,
katanya dia terpesona dengan masa lalu gue. Woooooooooooooowwwww
Keunikan tersendiri ketika doi
terpikat karena sebuah dongeng mistik gue. Dan guepun sama. Bukan dari penampilan,
gombal, motor, mobil, tembak menembak, bunga, pdkt atau yaaaaa jutaan jrus
menaklukan wanita yang sekiranya sering kalian denger. Gue meleleh ketika doi nyanyi. Ohhhhh entah
telinga gue yang bermasalah apa gimana, tapi gatau kenapa itu suara yang paling
bagus yang pernah gue denger. Musik ,
lirik semuanya kasih gue cerita, ajak gue ngomong. Maksa gue buat merhatiin
yang pake mata aja sebenernya gabisa diliat.
Dan seketika itu gue Cuma bisa manggap dan berkata oh ini ya sebuah
kelebihan yang dikasih Tuhan J.
Gue banyak belajar akhir2 ini.
Dari hal yang kecil, sampe hal besar yang namanya kehidupan. Gue dapetin
semuanya dari manusia itu. Betapa
mungkin pelajaran yang ga bakalan gue dapet dari mata kuliah dikampus. Dan
terkadang gue amat bersyukur kalo Tuhan pernah membuat mereka- mereka yang lain
pergi dari kehidupan gue dan menggantikan sebuah malapetaka jadi sebuah anugrah
buat gue. Kesekian kali gue lihat kalau
memang Tuhan itu adil loh. Ga selamanya manusia itu merangkak ternyata, ada
kalanya ketika gue harus jalan dan lari- lari bareng orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar