Kamis, 15 November 2012

aku mati

kemarin kamu yang ajari
lalu kamu pamit dan bicara
hardik aku, gantung aku
aku mati

kemarin kamu mulai bernafas sendiri
parumu bukan paruku
lega
aku mati

kemarin lagi- lagi aku berbentur
kamu lebih cinta ego
aku yang mundur
aku mati

kemarin, bertaruh mati
kamu tak iba
aku pilih
aku mati

aku mati
makananku mati
harapanku mati
mungkin mati
lagi- lagi mati
terus mati
 matiii...
tetap matiii..
memang mati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar