Ini sudah yang ketiga kali. Aku temui 15 yang sama ditahun
yang berbeda. Presepsiku antara panjang dan pendek. Entahlah bersyukur saja.
15 yang lalu aku dengan mereka, tiup lilin lalu berharap
segalanya jadi matahari. Utamaku masih
baik, entah aku entah semuanya. Mereka- mereka
berucap bahagia, untuk aku yang semakin tua.
Terharu ketika orangtuaku sedikit lupa. Sampai hari ini.
Hanya sedikit lupa. Mereka terlalu sibuk, tentu untuk masa depanku. Tak apa,
langkah mereka doanya.
Untung ada mereka, ada yang ingat setidaknya.
Terimakasih, untuk doa dan yang begitu spesial
(ndi, arin, tiwi, udil, desi, asri, pipi dan kamu tian)
