Coba dengar
Fneuhjghffrugbsrjkghvfxvb
Percuma, telingaku masih saja kaku
Kulihat bibirmu bicara panjang lebar
Soal segitiga, jajar genjang, lingkaran
Tak jauh gelagatmu bicara
Aku coba dengar ko
Coba dengar lagi
Ngiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnng
Itu yang kudengar
Sepertinya sekarang mulai bicara tentang kubus, atau mungkin
balok, atau bisa juga soal kerucut
Sudahlah menyerah sana
Baik, aku masih dengar ko, masis coba dengar
Mau dengar lagi
(hening)
Kamu tidak bicara lagi ya
Terlalu hening
Biasanya kudengar langit menggerutu
Kucoba benar mendengar
“aku dengar dari tadi, soal kubus, segitiga, balok dan
segalanya
Kala telingaku dengung, hati ini masih coba jadi pengganti
telinga
Gerutu langit diatas sana
Cornelius yang masih murka tentang panca indraku hehe
Maaf
Untuk yang baik yang dengar
Untuk yang mengerti panca indraku
Maaf, ternyata masih saja sulit
Indraku masih tak bisa kulampaui"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar